Jumat, 13 November 2009

cerita Moti

Aku punya cerita. Cerita tentang seorang bocah kecil berumur 4 tahun bernama Moti. Moti selalu ditinggal kedua orang tuanya bekerja sepanjang hari, tetapi dia tak pernah merasa sepi. Sepanjang hari dia selalu bermain di halaman rumahnya.

Pada suatu hari Moti melihat tante Sinta, tetangganya sedang duduk menangis di teras rumahnya. Memang, sudah beberapa hari ini Moti tidak melihat om Roy, tunangan tante Sinta, datang mengunjunginya. Tampaknya sedang ada permasalahan diantara mereka. Lalu Moti datang mendekati tante Sinta dan bertanya mengapa tante Sinta menangis. Segera tante Sinta menghapus air matanya. Merasa bingung akan keadaan tante Sinta, Moti segera menghibur tante Sinta. Sang tante yang tadinya bersedih, tampak terhibur dengan kedatangan bocah kecil ini. Dan dengan segera keduanya tampak begitu akrab.

Dalam beberapa hari ini, Moti dan tante sinta sering bersama meluangkan waktu. Tante Sinta sering mengajak Moti untuk bermain dan berjalan-jalan di taman kota. Tidak terlihat wajah sedih tante Sinta beberapa waktu yang lalu. Hingga pada suatu hari, Moti kembali melihat om Roy datang ke rumah tante Sinta. Terlihat mereka berdua sedang berbincang, hingga beberapa waktu kemudian tampak keduanya pergi. Sejak saat itu, Moti tidak melihat tante Sinta lagi. Dari cerita yang didengarnya, Moti mengetahui kalau tante Sinta telah kembali pergi bersama om Roy. Moti sangat bersedihy, tetapi dia tahu kalau sedih yang dia rasakan hanya sesaat dibanding dengan kebahagiaannya melihat tante Santi yang bahagia. Meskipun hanya sebentar, Moti sangat bahagia pernah memberi keceriaan sang tante di saat yang diperlukan.

Meskipun hanya sedikit, berikanlah keceriaan yang terbaik bagi orang-orang disekitarmu..

Label:

Kamis, 12 November 2009

Hanya Untukmu

inikah rasanya
bilaku sedang jatuh cinta
setiap hela nafasku
bahagia...

mengenal hatimu
hadirkan indahnya dunia
kau bawa irama cinta di jiwa

semua yang ku mau
hanyalah dirimu
satu...
kaulah jawaban semua doa
semua yang kurasa
rizkyonline.com
rindu dalam asa
di dekap cinta
hatiku untukmu
ooo..heyy...

haruskah diriku
bertanya pada bintang-bintang
pantaskahku mengharap cintanya
oo..ooo.ooo

semua yang ku mau
hanyalah dirimu
satu...
kaulah pelita
di dalam jiwa
semua yang kurasa
rindu dalam asa
di dekap cinta
hatiku untukmu

hanyalah untukmu




Ten 2 Five - Hanya Untukmu

Label: ,

Minggu, 25 Oktober 2009

Rektorku, Bukan Rektorku

Pemilihan Rektor ITB telah sampai ke tahap lima besar. Penyaringan dari 10 besar hingga ke 5 besar ini banyak mengandung hal-hal ajaib. Sebelumnya ada 10 bakal calon rektor yang merupakan 10 orang terpilih ITB. Pada tahap ini, hampir seluruh bakal calon rektor merupakan yang terbaik di bidangnya dan mempunyai kepemimpinan yang teruji.

Kejaiban terjadi ketika pemilihan lima besar. Lima besar calon potensial rektor yang seharusnya merupakan awal gambaran sebenarnya sosok yang akan menjadi rektor ITB telah menjadi gambaran buruknya kondisi ITB yang sebenarnya. Hal ini bukan karena aku menjadi salah satu tim sukses seorang calon rektor, tetapi ini lah yang aku lihat dari sosok-sosok yang terpilih itu. Masih ada beberapa calon yang seharusnya lebih layak duduk di lima besar itu. Tetapi kemampuan politis telah melenyapkan apa yang namanya "kampanye intelektual". Institusi sebesar ITB telah menjadi ajang perebutan kekuasaan dan janji-janji yang busuk. Ga heran kalo rektor saat ini merupakan sosok yang sangat tidak mewakili keinginan masyarakat ITB.

Semoga rektor yang akan datang akan dapat jauh lebih baik dari yang sekarang, meski proses telah ternoda.

Label:

Minggu, 18 Oktober 2009

Basunjaya

Basunjaya

Bebrapa waktu yang lalu, aku ke tempat salah satu yang menyediakan jasa dalam hal design grafis dan keperluan pengantin untuk pernikahan. Awal mulanya buat nyari souvenir yang lucu-lucu, ternyata ada tempat yang nyediain souvenir lucu-lucu plus berbagai macam keperluan lainnya, tempatnya welcome banget, namanya Basunjaya.

Basunjaya ada di Solo, di daerah Gandekan Tengen. Basunjaya mungkin lebih fokus ke berbagai hal untuk persiapan pernikahan seperti nyediain souvenir, undangan, design grafis (untuk hal-hal lainnya), pesalin pengantin, hand bouquet (karangan bunga), dan yang menarik tempat ini juga sangat 'welcome' untuk berkonsultasi tentang pernikaha. Jadi buat pasangan muda yang mau nikah, mungkin disini tempat yang tepat untuk berkonsultasi (gratis pula). Selain orangnya ramah, tempat ini murah meriah. Karena tempat ini masih baru, jadi masih murah dan bisa ber-nego ria. Tapi meskipun masih baru, udah banyak banget proyek yang dilakuin selama ini. Ni ada kartu namanya, kalo ada yang butuh silahkan langsung menuju ke tempat saja.



Akhirnya, aku pulang dengan membawa pernak-pernik lucu buat temenku.. plus pengalaman baru.
*Kapan ya aku nikah? hahaha..*

Rabu, 30 September 2009

pLagiaT

buat kamu semua yang pada ga tau apa itu plagiat, ni ta kasih definisi plagiat menurut KBBI online:

pla·gi·at n pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, msl menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan

Beberapa minggu yang lalu, aku kasih TA ku buat jadi referensi baca-baca ke mahasiswa s2 buat dijadiin Thesis. Bro, maksud kukasih TA ku tuh biar sampeyan-sampeyan semua pada punya gambaran buat apa yang kalian lakuin. Biar semuanya ga meraba-raba semua saat bikin sesuatu yang baru, kaya dulu yang kami (aku & Tia) lakuin. Aku sih maklum, TA yang kubuat itu emang belum ada yang pernah bahas sebelumnya dan belum pernah ada yang mengkaji (kecuali Pemerintah, itupun masih belum beres). Jadi kalau dulu kami bikin dan tulis berdasarkan apa yang kami pahami dan kami baca bepuluh-puluh artikel, pdf, dan buku asing (hampir ga ada referensi buku bahasa Indonesia), kami pengen kalau para pembuat dan pengANALISA berikutnya tidak lagi meraba-raba dalam gelap setelah baca TA kami, tapi bukan untuk MENJIPLAK. Itu PLAGIAT, fren..

Pagi ini aku baca draft yang ada di meja, dibawa oleh mahasiswa S2 itu. Hampir ga ada yang berubah. Bro, kami tulis itu TA kami kata per kata. Jadi, kalau kami inget apa yang kami tulis sendiri, bukan salah kami juga kalau kami bilang Thesis sampeyan tuh sama dengan TA kami (meskipun objeknya berbeda). Emang TA kami yang cuma S1 ini terlalu bagus untuk sekedar S1 dan sangat layak untuk menjadi Thesis, tapi bukan berarti seenak perut sampeyan ngopi-paste dari punya kami.

Aku belum tau musti ngapain. Kita lihat ntar dulu. Kalau udah bener-bener keterlaluan, awa sikat lah..




-aku ga pernah cari gara-gara sama orang, tapi jangan juga coba-coba nyenggol aku-

Label: ,

Kamis, 03 September 2009

Falsafah Anjing

Beberapa waktu belakangan aku menemukan sebuah makna baru dari seorang kawan lama. Dia sebut, Falsafah Anjing. Falsafah Anjing ini tercetus dari kehidupan anjing itu sendiri dengan kehidupan manusia sehari-hari.

Lihatlah anjing, anjing akan menurut kalau diberi makan tetapi kalau kita menendang anjing maka anjing itu tidak akan membalas menendang kita, tetapi akan membalas dengan menggigit kita sampai kita berdarah. Kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, tetapi keburukan akan dibalas dengan yang lebih buruk lagi.

Entah benar, entah salah. Toh, inilah yang menjadi pemikiran sebagian manusia. Dan tugas kita untuk mengerti benar-salah nya, baik-buruk nya.

Label:

Adaptasi Manusia kah?

Ada kalanya seseorang naik dan turun. Tak selamanya orang selalu naek, begitu juga sebaliknya. Banyak filsuf yang selalu berkata bahwa hidup seperti roda. Hidup selalu berputar. Kadang di atas, kadang di bawah. Kehidupan pun selalu berputar. Ada saatnya manusia baru menggantikan manusia yang lama, dan yang baru pun digantikan oleh yang lebih baru lagi, begitu seterusnya.

Sewaktu kecil, kita masuk Taman Kanak-kanak, setelah itu masuk ke sekolah dasar. Di sekolah dasar, kita menjadi murid baru, yang harus bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan SD kita, hingga akhirnya menjadi siswa kelas enam, siswa yang paling senior. Selepas SD, kita diharuskan masuk ke tingkat yang lebih tinggi lagi, SMP. Siswa senior SD itupun masuk ke lingkungan SMP, yang berbeda dengan lingkungan SD sehingga memaksa mereka untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan SMP. Begitupun ketika menginjak bangku SMA, Perguruan tinggi, dan lingkungan pekerjaan.

Di lingkungan keluarga pun selalu berputar, meskipun ada saatnya kita akan tutup usia. Dari kecil kita selalu dididik, hingga saat-saat dimana kita bisa mencari jati diri dan membentuk karakter kita. Hingga ada saatnya kita menjadi seseorang yang mengharuskan kita untuk menjadi seorang pendidik. tanggung jawab semakin besar, dan menjadi lebih kompleks karena tidak hanya menyangkut diri kita sendiri tetapi berhubungan dengan orang lain, baik itu orang terdekat maupun orang banyak di lingkungan dimana kita berada.

Penyesuaian diri. Satu padanan kata yang membuat kita diharuskan merasa menjadi makhluk sosial yang selalu hidup bersama orang lain. Penyesuaian diri, bukanlah tanpa karakter. Penyesuaian diri merupakan bentuk karakter kita. Dan semua manusia membutuhkan itu, atau mati.

Label: ,